Selasa, 03 Maret 2015

Visi GKPI periode 2010-2015 adalah


Visi GKPI periode 2010-2015 adalah

"GKPI sebagai tubuh Kristus, yang memiliki kerohanian berkualitas, dan berperan memberitakan Kabar Baik bagi pembaruan gereja dan masyarakat di Indonesia." (Lih. TG-GKPI Pasal II.2).
Misi  GKPI periode 2010-2015 adalah
”GKPI sebagai tubuh Kristus, menjalankan lebih sungguh-sungguh tri-tugas gereja (Apostolat, Pastorat, dan Diakonat) yang menunjukkan bahwa Tuhan itu baik bagi semua orang, sebagai jawaban dan jalan keluar terhadap berbagai masalah mendasar yang dihadapi umat kristiani pada khususnya dan seluruh bangsa dan masyarakat di Indonesia pada umumnya dewasa ini.

Motivasi GKPI periode 2010 - 2015 adalah
"GKPI  sebagai tubuh Kristus termotivasi dari kerinduan secara berkesinambungan  membarui dan meningkatkan diri melayani Allah di tengah masyarakat yang majemuk. Di dalam dan melalui seluruh program dan pelaksanaan tugas panggilannya, GKPI terus menerus didorong untuk semakin memahami, menghayati dan melaksanakan kehendak Allah sesuai dengan Firman-Nya maupun melalui berbagai kenyataan konkret di tengah dunia pada masa kini.

Rabu, 25 Februari 2015

Renungan Harian 1

TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. (Mazmur 25:8)
Tidak ada kebahagiaan sejati di dunia ini. Kebahagiaan yang ditawarkan dunia adalah semu. Orang dunia seringkali mengukur kebahagiaan dari banyak sedikitnya uang dimiliki atau harta yang melimpah, jabatan/kedudukan dan juga popularitas. Kenyataannya, semua itu tidak menjamin seseorang memperoleh kebahagiaan. Bukankah sering kita baca di koran banyak public figure (artis, pejabat) yang kedapatan frustrasi, mencoba bunuh diri, lari kepada narkoba atau pergaulan bebas karena merasakan kehampaan dalam hidupnya? Padahal, materi dan popularitas sudah mereka dapatkan.

Ingatlah bahwa sumber kebahagiaan itu adalah Tuhan! Dan dosalah yang menjadi penyebab manusia kehilangan kebahagiaan. Oleh karena dosa/pelanggaran, manusia pertama diusir dari taman Eden sehingga manusia kehilangan kebahagiaan. Akibatnya, berbagai upaya dilakukan manusia agar mendapatkan kebahagiaan itu kembali, meskipun cara yang ditempuhnya tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Semakin manusia berusaha dengan kekuatannya sendiri, semakin mereka terjebak dalam tipu muslihat Iblis yang acapkali menawarkan kebahagiaan semu. Dunia dengan segala gemerlapnya menjadi umpan empuk bagi orang-orang yang haus akan kebahagiaan. Banyak orang telena dan malah semakin jauh dari Sumber Kebahagiaan yang sesungguhnya. Pemazmur berkata "Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi." (ayat 12-13). Jadi, siapa pun yang ingin berbahagia dalam hidupnya harus memiliki hati yang takut akan Tuhan dengan melakukan firmanNya, sebab firmanNya adalah kebenaran yang akan menuntun dan membawa kita mendapatkan kebahagiaan. Dan apabila kita mengutamakan Tuhan, mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya ditambah-tambahkan dalam hidup kita (baca Matius 6:33).

“Apapun yang terjadi, Tuhan tetap baik…” Moto ini saya tanamkan sejak beberapa tahun lalu dalam jiwa dan roh saya. Saya berusaha mengajarkan kepada jiwa saya bahwa Dia benar, Dia baik dan sayalah yang harus membenahi pengenalan saya akan Dia. Ayat 8 ini menegaskan kepada kita semua tentang Pribadi Allah sendiri. BAIK dan BENAR. Pernahkah anda merasa Tuhan itu tidak baik kepada anda? Merasa Dia tidak adil, tidak sayang, tidak memperhatikan anda? Jika anda selalu bertanya kepada Tuhan “mengapa?” Mungkin anda belum berdamai dengan jalan hidup anda dan panggilan anda. Dia selalu baik, tidak pernah tidak baik. Dia selalu baik dan memberikan yang terbaik untuk anak-anak-Nya. Dia benar, tidak pernah salah. Dia mengenal kita dan mengetahui jalan-jalan kita yang mendatangkan kebahagiaan. 

Senin, 09 Februari 2015

Polmaria Panjaitan

Biodata
  1. Nama                             : Polmaria br.Panjaitan
  2. Tempat/Tanggal Lahir  : Laut Tador / 24 Agustus
  3. Pendidikan Terakhir     : STT HKBP 2007-2011
  4. Anak Ke-                       :  5 dari 5 bersaudara
  5. Riwayat Pekerjaan       :  Vikaris I ( GKPI Perumnas Helvetia Medan ), Vikaris II ( Panti Asuhan GKPI Mamre Pematang Siantar), Vikaris III (GKPI Dusun Karya Resort Duri 1 Sebanga - Riau)
  6. Kutipan Favorit            : Aku hidup untuk Dia yg membuat aku hidup.